Kampus kita yang tercinta tempat di mana kita dulu mengenyam pendidikan yang penuh dengan cerita menggelitik dan konyol, pada tanggal 6 s/d. 7 Agustus 2010 lalu memperingati hari lahirnya (Dies Natalis) ke-59.
Serangkaian kegiatan mulai yang bersifat akademik, sport sampai hiburan mewarnai acara Dies Natalis Kampus SPM-P3B-BPLP- kini jadi PIP Semarang.
Pada hari pertama, diadakan seminar yang menghadirkan Prof. Ir Eko Budihardjo, MSc (mantan Rektor UNDIP) dengan mengambil tema “Campaign Go to Sea.
Pada hari kedua, sejak pagi hingga malam halaman Kampus yang biasanya biasa-biasa saja berubah menjadi ajang hiburan. Panggung yang besar dan sejumlah bazaar serta aneka jajanan makanan terpampang di sepanjang halaman.
Pagi-pagi buta, sejumlah keluarga besar Kampus dan Alumni yang ada di sana mengadakan jalan sehat mengelilingi jalan kota hingga 3 KM dan kembali ke Kampus. Sambil menyela keringat dan meneguk air penawar haus setelah jalan-jalan, mereka dihibur dengan atraksi barongsai, musik dan atraksi sepeda motor gila. Setelah itu disela dengan satu persatu pembagian hadiah dan Door Price.
Pada malam harinya, suasana halaman Kampus itu lebih ramai dibandingkan pada siang harinya. Bukan apa-apa, pasti ini lantaran kehadiran Artis Trio Macan (kini berubah jadi Tiga Macan) yang sepertinya khusus didatangkan oleh Panitia untuk menggemparkan “Kandang Taruna Singosari”. Bukan hanya di halaman Kampus, di sepanjang Jalan Raya Singosari juga tampak lautan manusia masyarakat umum yang ingin sekedar menikmati goyangan ngebor total dari kaki sampai kepala khas si seksi Tiga Macan. Cukup dengan 10 lagu yang diawali dengan “Kucing Garong”, penonton sepertinya sudah dibuat “tegang “ urat leher dan bola matanya.
Pada acara itu, nampak beberapa Alumni yang berkesempatan hadir antara lain, yang secara rinci disebutkan oleh Sekjen KAP3B Kol. Dewa XI adalah Ketua Umum KAP3B, Ridwan Setiawan, Epyardi Asda XVI, WuryantonoVII, Hadi SupriyonoIII (kini dinas sebagai Atase Perhubungan di IMO London), Kol. Maghoni XI, Aboeb XV, Agung XXVI (tugas di Adpel Pangkalan Bom), Suwondo XV, Capt Suparlan IV, Capt. Sukenda VII, Sukendar VIII, Jimy Mowuntu XII, Capt. Karorus G. Sangaji XII (Adpel Tj. Pinang) Eddy Mulyanto XXXII (Ketua DPRD Purwodadi), Hanafi VI (Samudera Indonesia) Chaerul DJ VIII BP2TL, Daeng Chaerul VIII, Hutagalung VI, Utoyo Hadi IV, S. Victor VII serta beberapa alumni lain mungkin yang tak terpantau.
Sesekali saat bersua dengan Taruna yang sedang menjalani MADA BINTAL, usai makan siang ala kadarnya yang diprakarsai oleh Kol. Dewa XI di Kompi E, para Alumni memberikan masukan kritikan dan support kepada mereka agar menjadi calon Pelaut yang tangguh, tidak cengeng.
Direktur PIP Meminta Maaf
Dalam kesempatan pidatonya, Direktur PIP Semarang Bambang Purnomo yang juga Alumni P3B meminta maaf kepada semua pihak, jika acara Dies Natalis itu masih banyak kekurangan. Misalnya penyebaran informasi serba mendadak dan hanya cukup dengan email atau sms. Ini semua karena keterbatasan waktu saja. Untuk itulah ke depan diharapkan akan lebih baik.
HIAS SOLO dan IIAP3B Zona Semarang Ikut Bazar
Dalam acara Dies Natalis itu, ada yang menarik juga dengan kehadiran stand di Bazar oleh HIAS Solo yang disesepuhi oleh Ny. Sugeng VI dengan menyajikan batik khas Solo dan IIAP3B Semarang (Ikatan Isteri Alumni P3B) yang dikoordinir oleh Ny. Eddy Purwadi IV juga dengan pakaian dan stand makanan.
Dengan semangat memeriahkan kampusnya “belahan jiwa” (maksudnya sang suamu Sugeng) maka HIAS Solo dengan senang hati ketika diundang oleh Panitia untuk hadir, meskipun harus dengan merogoh “kocek” masing-masing. “Demi kebersamaan dan nama Alumni tidak apa-apa, kami senang bisa berpartisipasi di sini,” kata Ny. Sugeng.
**KAP3B News**
|