home | about us | articles | forum | web directory | contact us | advertising | sea career
Google


H o M e
Articles & NeWs
Web Directory
KAP3B InFo
Forum
Latest Post
Admirality Tide Table Cor...
Upload foto profile alumn...
Latest Response
Re: Upload foto profileal...
Re: Upload foto profileal...
Re: Upload foto profileal...
KaRiR
Lowongan Terbaru
. MARINE SURVEYOR
Iklan Baris
Iklan Terbaru
Live Chat

 Sekretariat Pusat



Kampus Semarang



Mess Banjarmasin


Free ChaT !

Rekening KAP3B

KAP3B on FB

Join KAP3B on Facebook
Login
Username:

Password:


Belum terdaftar? Click disini!


 
 

SOSOK: Yusuf Ali - XVIII, Dari Obsesi menjadi Tukang Insinyur ke Pelaut Hingga “Nyasar” ke Kopassus

by admins
Tuesday, September 01, 2009 13:04:37 hits: 3477 Send to a friend Print Version
Click to view another photos...
Sejak kecil, sebenarnya Letnan Kolonel (Kopassus) Yusuf Ali, angkatan XVIII P3B Singosari yang mempunyai NRP: 8307560 Nautika, bercita-cita jadi Insinyur Kehutanan. Hal itu lantaran sewaktu kecil, kampung halamannya di Gedong Tataan Lampung sangat dekat dengan hutan dan Ia lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain di hutan.

Hal itu terlihat di Riwayat Pendidikannya sebagai berikut:
SD Negeri 2, Pringsewu, Lampung pada tahun 1971 s/d 1976
SMP Negeri 1, Gading Rejo, Lampung pada tahun 1977 s/d 1980
SMA Negeri 1, Pringsewu, Lampung pada tahun 1980 s/d 1983

Setelah menyelesaikan pendidikan SMA tahun 1983, ia memutuskan untuk mengadu nasib di Jakarta. Nah, di Ibukota Negara inilah cita-citanya berubah dari Insinyur menjadi Pelaut. Hal ini setelah keluarga yang ia tumpangi di Jakarta mendorongnya untuk jadi Pelaut. Untuk meyakinkan dia, bahwa profesi pelaut itu prospektif, keluarga mengajaknya untuk keliling dan ditunjukkan rumah-rumah Pelaut di daerah Pulomas dan sekitarnya yang tergolong mewah.

Dari situlah ia mulai “tergoda” pikirannya untuk bisa sukses sesukses Pelaut sebagaimana yang Ia saksikan secara fisik tersebut. Selanjutnya, ia diarahkan oleh keluarganya untuk melanjutkan pendidikan di P3B Semarang. Lagi-lagi, di “Singosari” inilah cita-citanya kembali berbelok arah setelah pada tahun 1987 begitu Ia dinyatakan tidak HER, Ia memperolah “sampur” ( maksudnya panggilan ) untuk mengikuti program Wajib Militer di Magelang. Dari 60 taruna seangkatannya, hanya 16 yang dinyatakan tidak Her termasuk dia.

Tanpa berpikir panjang, Ia langsung menyatakan “Ok” terhadap panggilan Negara ini, meskipun Ia rela tak sempat mengikuti wisuda di kampus P3B Semarang. Padahal saat itu Ia juga dihadapkan 2 pilihan peluang kerja yakni di Kapal Pertamina dan di kapal perusahan minyak Kuwait.

“Saat itu yang mengantar penggilan wajib militer ke rumah adalah orang Koramil, dan disarankan untuk tidak menolak, sebab, dalam panggilan itu ada ancaman kalau tidak mematuhi akan mendapatkan sanksi sebagai pelanggaran sesuai undang-undang darurat militer,” kata Yusuf Ali, saat diwawancarai oleh Reporter KAP3B News.

Tidak salah jika Yusuf Ali ”dicomot” oleh Negara dari Singosari untuk dididik lebih lanjut di Ke Militeran di Magelang itu, sebab, ternyata dari Magelang itu Yusuf Ali yang juga pernah menjadi ‘Komandan Batalyon/ DANYON’ Taruna di “Singosari” keluar dengan dada tegap, pasalnya Ia meninggalkan Magelang sambil membawa predikat lulusan terbaik untuk sektor Matra Darat.

Selesai pendidikan Wajib Militer di Magelang, langsung ditugaskan di Sulawesi dan sempat ditugaskan untuk gabung Batalyon Infantri 711 pada operasi di Timor-Timur. Selanjutnya, ia berkesempatan mengikuti pendidikan Sekolah Lanjutan Perwira dan setelah itu pada tahun 1998 ia masuk di Kopassus. Karirnya dinilai “OK” dan Ia kembali mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Staf Komando Angkatan Darat di Bandung. Dasar memang pria yang satu ini tergolong “encer IQ-nya” sehingga Ia sempatkan pula melanjutkan pendidikan S-1 Ekonomi pada tahun 1989 s/d 1994 dan juga S2 (jurusan Magister Management) Di UPN Veteran Jakarta di tahun 2003 s/d 2004.

Tahun 2004 alhamdulilah lulus dua pendidikan, yakni di Sekolah Staf Komando AD Bandung dan S-2 nya di Jakarta, ” kata Yusuf. Ia juga pernah menjadi Guru militer dan menjadi Komandan Satuan Pendidikan Kemiliteran (atau bahasa awamnya Kepala Sekolah Militer).

Ia juga pernah memegang jabatan Komandan Batalyon, Yon Bekang-4/Air di Tanjung Priok dari tahun 2006 s/d 2009 (Maret) yang selanjutnya dikembalikan lagi ke pos-nya semula di Kopassus sebagai Kepala Pembekalan Angkutan Kopassus di Cijantung hingga saat ini.

Ditanya soal kesan selama pendidikan di kawah Bumi Singosari, pria kelahiran 3 Januari 1965 dan kini dikarunia 3 anak ini mengaku paling terkesan dibandingkan dengan proses pendidikan lainnya yang Ia ikuti. “Di Semarang itu waduh, benar-benar sulit terlupakan, banyak sekali kesan karena kita di dalam asrama. Pokoknya banyak sekali pengalaman di asrama yang kadang orang menyebutnya dengan guyonan sebagai masa “jahiliyah”,” ungkap Yusuf Ali setengah mengenang. **KAP3B NEWS**
 
SOSOK: Yusuf Ali - XVIII, Dari  Obsesi menjadi Tukang Insinyur ke Pelaut Hingga “Nyasar” ke Kopassus More Profile ALuMNi Articles :
 Sosok: Ruing Theofilus (VIII), Sang Petualang dari Timor Yang Peduli Dengan Solidaritas Alumni
 Sosok: Anharuddin Siregar (Angk.III) P3B; Kerja Keras dr Petugas Pandu Sampai GM Terminal Petikemas
 SOSOK: LUCAS KRISTIYONO-X BER-OBSESI MENGARUNGI LAUTAN EROPA, TETAPI NYASAR DI KERETA API LONDO
 AKBP Agoes Doeta S (XV), Cita-cita jadi Musisi, tapi kawah bumi Singosari mengantarnya jadi Polisi
 Imbuh Sasmito Yuwono, Angkatan XVII, Puas Jadi Pilot, Tapi Kenangan “Singosari” Tak Pernah Pudar
 Capt. Suwadi, M.Mar, Lulusan SPM Angkatan XIII
 HADI SUPRIYONO, Angkatan III yang juga Pejabat Atase Perhubungan di London
 Ketua Umum KAP3B dan juga Sebagai Kepala BP3IP
 Mochamad Lutfi, Direktur Armada PT.PELNI (Persero)
 KOL.LAUT (P) I DEWA PUTU GEDE SUPARTHA
 

 

 
     
    Bookmark and Share  
  PESAN ANDA , klik disini untuk memperlebar layar  
     
 
Google
 
 

PIP SEMARANG

KAP3B CALENDAR

  RANDOM ALBUM

 
Lihat Album !

  SPONSORED LINKS

 

 UMUM
Breaking News: Luar Biasa, “Srikandi KAP3B Solo” Perkokoh Solidaritas dengan Tour Gathering..
SEKILAS INFO: Mengintip Geliat Komunikasi Alumni “Singosari” di Pontianak
Kilas Balik Temu Alumni Singosari di Berbagai Penjuru Semarakkan Ramadhan
 FAQ'S
 IT & EDUCATION
Maklumat System IT - KAP3B: Penghapusan Email-email yang tidak pernah Login
50 Master Pelaut Alumni Singosari & 101 Perwira Niaga PIP Semarang Ikuti Wisuda Gabungan Di Monas
Sejumlah Pengurus KAP3B Pusat Sambut Kedatangan “Bima Sakti Singosari” di Tg.Priok
 PROFILE ALUMNI
Sosok: Ruing Theofilus (VIII), Sang Petualang dari Timor Yang Peduli Dengan Solidaritas Alumni
Sosok: Anharuddin Siregar (Angk.III) P3B; Kerja Keras dr Petugas Pandu Sampai GM Terminal Petikemas
SOSOK: Yusuf Ali - XVIII, Dari Obsesi menjadi Tukang Insinyur ke Pelaut Hingga “Nyasar” ke Kopassus
Right Banner
Untuk Pemasangan Iklan , hubungi Sekretariat KAP3B e-mail: sekretariat@kap3b.net